Tertanda, Seorang Sahabat
Masih kuingat betul hari itu. Satu waktu ketika seluruh mahasiwa baru dikumpulkan di satu ruangan, disodori kertas penuh tulisan-tulisan yang cukup memualkan. Aku tidak cukup peduli pada orang disekitarku kala itu, sampai akhirnya penghapus karetku yang butut melompat kabur dari meja, cukup jauh diluar jangkauan tanganku.
Lalu, bak adegan di film cinta tahun 70-an, kau menoleh dan dengan baik hati memungut penghapus karetku. “Makasih,” ujarku kala itu, lalu sibuk kembali dengan paragraf-paragraf memusingkan di kertasku.
Tak terasa, waktu cepat sekali berlalu. Rasanya baru kemarin aku tahu namamu, tahu dimana tempat tinggalmu, tahu tanggal ulang tahunmu, dan sekarang kau sudah merayakan ulang tahun keempat (atau lima?) sejak pertemuan pertama itu.
Selamat ulang tahun, sahabatku. Gapai cita dan cintamu, semoga Tuhan selalu melindungimu, dan aku selalu merindukanmu.
Tertanda,
Seorang sahabat yang selalu menganggapmu sangat berarti.
*Surat cinta ini mohon dikirimkan ke salah seorang sahabat terbaik yang sedang merayakan ulang tahunnya hari ini. Berikut saya lampirkan juga titipan doa untuknya :D terima kasih.
(alamat surat: @citracit)
Like this:
~ by Ayu Rianna on January 21, 2012.
Posted in diary entries
Tags: #30HariMenulisSuratCinta
